Ponsel Google Pixel - Bila selama ini kita mengenal dengan Google Nexus sebagai smartphone android buatan Google. Akhirnya Google resmi merilis smartphone Android Pixel dan Pixel XL yang mana sebenarnya produk Pixel telah berjalan pada perangkat Chromebook Pixel.
Google Pixel dan Pixel XL tidak terkait oleh logo Google Nexus, tapi benar-benar milik Google meskipun HTC memiliki peran dalam hal desain Pixel. Tidak seperti Nexus, Google hanya mengelola desain, pengembangan, pemasaran, dan dukungan terhadap perangkat ini.
Fitur Smartphone Google Pixel
Sebagaimana saya kutip dari beberapa sumber online, varian Pixel memiliki dua ukuran yaitu 5 inch dengan resolusi rendah layar AMOLED, Full HD (1080 x 1920 piksel) sementara itu 5,5 inch Quad HD (2.560 x 1.440 piksel) layar AMOLED dengan kepadatan mengesankan 534 piksel per inci. Dengan dilapisi aluminium dalam pilihan warna black, silver, dan blue serasa mirip desain iPhone, meskipun demikian perbedaan Pixel dan Pixel XL dengan iPhone terletak pada fitur kaca di bagian belakang yang membuat tampilan terlihat lebih toned.
Sebagai otak prosesornya, Pixel dan Pixel XL memiliki chipset Qualcomm Snapdragon 821 serta sistem operasi Android yang diracik secara khusus oleh Google. Sistem operasi sudah mendukung platform virtual reality Daydream buatan mereka sendiri. Ditambah lagi dengan ukuran baterai berkapasitas 3450mAh membuat masa pakai baterai Google Pixel XL diklaim dapat bertahan lebih dari satu hari.
Berbicara kamera, kedua Pixel dan Pixel XL membenamkan sebesar 12MP pada kamera belakang dengan optical image stabilization dan aperture f/2.0, phase detection autofocus, dual-LED (dual tone) flash plus kapasitas memori dengan pilihan 32GB dan 128GB, maka diyakini ponsel ini memiliki kualitas terbaik di kelasnya karena sudah dimodifikasi dengan penambahan fitur HDR+.
Operasi Sistem Google Pixel dan Harganya.
Dengan menggunkan OS Android 7.1 (Nougat), Google juga melengkapinya dengan sensor sidik jari di bagian belakang bodynya serta fitur Google Assistant yang mirip seperti Google Now. Ponsel Google Pixel ini dipasarkan dengan harga kisaran Rp. 6 jutaan Jutaan dan Google Pixel XL dibanderol dengan kisaran harga Rp. 8 jutaan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Selasa, 04 Oktober 2016
Senin, 26 September 2016
Selamat Ulang Tahun Google yang Ke-18 Tahun
Selamat Hari Ulang Tahun Google - Selamat doodle hari ini adalah "Google Brithday" artinya hari ini google tahun ke 18 tahun. Ini dibuktikan bila membuka halaman utama mesin pencari Google hari ini Selasa (27/9/2016), Anda akan menemukan sebuah animasi "Google Birthday".
Google adalah situs mesin pencari yang terus berkembang hingga mengikuti era digital. Setelah sukses di mesin pencari, Google merambah ke blog dengan mengakuisisi blogger dan Youtube.
Sejarah berdirinya Google
Terlepas dari itu semua seperti yang saya kutip dari situs
Bila mundur lagi ke tahun 2004 dan 200, ternyata google merayakan ulang tahun pada tanggal 7 September di tahun 2004 dan tanggal 8 September 2003.
Dan bila dilihat dari tanggal-tanggal yang berbeda tersebut jelas tidak terlihat memiliki keterkaitan satu sama lain. Namun bila menilik sejarah, dapat dilihat bahwa pendaftaran Google sebagai perusahaan dilakukan pada 4 September 1998.
"Pertanyaannya?
Lalu kenapa Google marayakan tanggal 27 September sebagai ulang tahun. Jawaban pasti ini belum pernah dirilis oleh Google. Namun, hampir setiap tahun terakhir, Google membuat Doodle untuk merayakan ultahnya pada 27 September sejak tahun 2006.
Jauh-jauh hari ternyara Google sebenarnya sudah mulai dirintis sejak tahun yang lebih lama dari itu. Ide pembuatannya mulai digarap pada 1996 silam, sebagai sebuah proyek riset di Stanford University.
Dan sejalan dengan waktu, google menjelma menjadi perusahaan raksasa yang menawarkan perangkat lunak produktivitas online atau daring (dalam jaringan), termasuk surat elektronik (surel) Gmail, paket aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial Google Plus serta banyak lagi yang lainnya.
Namun sementara waktu ini, perusahaan mesin pencari itu memutuskan 27 September sebagai hari kelahirannya.
Terakhir, Selamat Ulang Tahun Google ke-18 Tahun.
Google adalah situs mesin pencari yang terus berkembang hingga mengikuti era digital. Setelah sukses di mesin pencari, Google merambah ke blog dengan mengakuisisi blogger dan Youtube.
Sejarah berdirinya Google
Terlepas dari itu semua seperti yang saya kutip dari situs
kompas, yang menyatakan ternyata tanggal kelahiran google tersebut dirayakan setiap tanggal 27 September baru dilakukan sejak 2006 lalu. Sementara setahun sebelumnya, yaitu pada 2005, Google merayakan ulang tahun di tanggal 26 September.Bila mundur lagi ke tahun 2004 dan 200, ternyata google merayakan ulang tahun pada tanggal 7 September di tahun 2004 dan tanggal 8 September 2003.
Dan bila dilihat dari tanggal-tanggal yang berbeda tersebut jelas tidak terlihat memiliki keterkaitan satu sama lain. Namun bila menilik sejarah, dapat dilihat bahwa pendaftaran Google sebagai perusahaan dilakukan pada 4 September 1998.
"Pertanyaannya?
Lalu kenapa Google marayakan tanggal 27 September sebagai ulang tahun. Jawaban pasti ini belum pernah dirilis oleh Google. Namun, hampir setiap tahun terakhir, Google membuat Doodle untuk merayakan ultahnya pada 27 September sejak tahun 2006.
Jauh-jauh hari ternyara Google sebenarnya sudah mulai dirintis sejak tahun yang lebih lama dari itu. Ide pembuatannya mulai digarap pada 1996 silam, sebagai sebuah proyek riset di Stanford University.
Dan sejalan dengan waktu, google menjelma menjadi perusahaan raksasa yang menawarkan perangkat lunak produktivitas online atau daring (dalam jaringan), termasuk surat elektronik (surel) Gmail, paket aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial Google Plus serta banyak lagi yang lainnya.
Namun sementara waktu ini, perusahaan mesin pencari itu memutuskan 27 September sebagai hari kelahirannya.
Terakhir, Selamat Ulang Tahun Google ke-18 Tahun.
Jumat, 26 Agustus 2016
Beginilah Cara Kerja Youtube
Cara Kerja Youtube - YouTube adalah situs berbagi video milik google yang bermarkas di San Bruno, California, Amerika Serikat. Layanan ini diciptakan dan diprakasai pada Februari 2005 oleh tiga mantan karyawan dari PayPal. Namun Pada November 2006 Youtube dibeli oleh Google dengan harga US$ 1.65 milyar sehingga menjadikan YouTube sebagai salah satu anak perusahaan Google.
Sebagai layanan berbagi video situs ini memungkinkan pengguna untuk meng-upload, menonton, menilai (rate), berbagi, ataupun mengomentari video. Konten yang tersedia termasuk klip video, acara TV, video musik, rekaman audio, trailer film, dan konten lainnya seperti video blogging, video pendek dan video pendidikan.
Cari Tahu Cara Kerja Youtube.
Sebagian besar konten di YouTube telah di-upload oleh pengguna secara individu, perusahaan media termasuk CBS, BBC, Vevo, Hulu maupun organisasi lainnya yang sebagian besar menawarkan beberapa materi mereka melalui YouTube, sebagai bagian dari program kemitraan YouTube.
Begitu besar dan populernya situs youtube ini, seperti yang saya kutip dari wikipedia bahwa pada Juli 2016 situs youtube ini menduduki peringkat kedua dibawah dari situs Alexa, sebuah perusahaan analisis lalu lintas web.
Lalu sebenarnya bagaimana sih, cara kerja dari situs youtube ini ?
Begini Cara Kerja Youtube
Adalah Natalie dan Lorraine Yurshansky yang merupakan pegawai google yang melalui saluran YouTube menjelaskan bagaiamana sih cara kerja youtube. Anda bisa menyaksikan videonya melalui nama akun Nat and Lo.
Video yang di unggah ada dua, yang pertama menjelaskan bagaimana proses video diunggah ke internet dan yang berikutnya adalah bagaimana cara pemprosesannya.
Anda penasaran? ayo kita cari tahu penjelasannya pada video dibawah ini :
Sebagai layanan berbagi video situs ini memungkinkan pengguna untuk meng-upload, menonton, menilai (rate), berbagi, ataupun mengomentari video. Konten yang tersedia termasuk klip video, acara TV, video musik, rekaman audio, trailer film, dan konten lainnya seperti video blogging, video pendek dan video pendidikan.
Cari Tahu Cara Kerja Youtube.
Sebagian besar konten di YouTube telah di-upload oleh pengguna secara individu, perusahaan media termasuk CBS, BBC, Vevo, Hulu maupun organisasi lainnya yang sebagian besar menawarkan beberapa materi mereka melalui YouTube, sebagai bagian dari program kemitraan YouTube.
Begitu besar dan populernya situs youtube ini, seperti yang saya kutip dari wikipedia bahwa pada Juli 2016 situs youtube ini menduduki peringkat kedua dibawah dari situs Alexa, sebuah perusahaan analisis lalu lintas web.
Lalu sebenarnya bagaimana sih, cara kerja dari situs youtube ini ?
Begini Cara Kerja Youtube
Adalah Natalie dan Lorraine Yurshansky yang merupakan pegawai google yang melalui saluran YouTube menjelaskan bagaiamana sih cara kerja youtube. Anda bisa menyaksikan videonya melalui nama akun Nat and Lo.
Video yang di unggah ada dua, yang pertama menjelaskan bagaimana proses video diunggah ke internet dan yang berikutnya adalah bagaimana cara pemprosesannya.
Anda penasaran? ayo kita cari tahu penjelasannya pada video dibawah ini :
Rabu, 17 Agustus 2016
Download Gratis Google Duo - Aplikasi Video Call Buatan Google
Download aplikasi Google Duo - Baru-baru ini Google telah meluncurkan satu aplikasi video call, yaitu diberi nama Duo (Google Duo). Aplikasi ini tersedia untuk platform Android dan iOS yang dapat di unduh melalui toko aplikasi masing-masing platform. Untuk menggunakan aplikasi Google Duo ini kita tidak diwajibkan memiliki akun google namun yang diperlukan adalah ponsel anda harus memiliki nomor telpon yang benar-benar aktif layaknya menggunakan WhatsApp.
Salah satu keunggulan dari aplikasi ini yaitu bisa bekerja antar lintas platform. Artinya, pengguna Duo bisa menelepon dengan ponsel Android ke iPhone, atau sebaliknya.
Aplikasi Google Duo
Sebelumnya google juga telah meluncurkan aplikasi sejenis yang diberi Google Allo atau Hangouts yang sudah tertanam pada gawai bersistem android. Namun kita tidak tahu persis, mengapa google begitu banyak menciptakan aplikasi messengger.
Bisa saja mungkin dikarenakan memang Google Allo sampai ini belum di launching secara bebas dan baru kalangan terbatas nantinya akan mengintegrasikan Duo ke Allo.
Fitur aplikasi Google Duo
Dikutip dari beberapa sumber bahwa salah satu fitur andalan dari Duo adalah fitur Knock Knock. Fitur ini mirip preview video satu arah yang hanya bisa dilihat penerima telepon. Pengguna akan melihat video si peneleponnya sebelum memutuskan akan menerima panggilannya atau tidak.
Knock Knock hanya muncul jika si penelepon ada di dalam daftar kontak. Dengan fitur ini, penerima telepon diharapkan bisa tahu penelepon sedang apa dan ingin membicarakan tentang apa. Pada Android fitur ini akan bekerja di layar Lock Screen, sementara di iPhone hanya muncul di tampilan aplikasi.
Disisi lain Google menjanjikan kualitas gambar yang tinggi dengan menggunakan Duo, Namun, kualitas ini tidak cukup tinggi seperti yang kitaa harapkan: jika koneksi internet Anda lemot, karena gambar akan menjadi pixelated dan panggilan dapat terhenti. Hal ini tentu bukan sebuah revolusi dalam kualitas panggilan video.
Bila merujuk ke situs Play Store dan App Store, pengguna Android dan iOS di Indonesia sudah bisa mengunduh aplikasi secara gratis tentunya.
Download aplikasi Google Duo gratis
Dibawah ini link download aplikasi google duo yang bisa anda download secara gratis melalui playstore dan app store.
Download Google Duo Gratis untuk Android via Playstore
Download Google Duo Gratis untuk iOS via Appstore
Namun bila anda tetap ingin mencobanya, anda bisa mengunduhnya melalui link pihak ketiga. Silahkan download aplikasi Google Duo pada link berikut untuk pengguna android.
Salah satu keunggulan dari aplikasi ini yaitu bisa bekerja antar lintas platform. Artinya, pengguna Duo bisa menelepon dengan ponsel Android ke iPhone, atau sebaliknya.
Aplikasi Google Duo
Sebelumnya google juga telah meluncurkan aplikasi sejenis yang diberi Google Allo atau Hangouts yang sudah tertanam pada gawai bersistem android. Namun kita tidak tahu persis, mengapa google begitu banyak menciptakan aplikasi messengger.
Bisa saja mungkin dikarenakan memang Google Allo sampai ini belum di launching secara bebas dan baru kalangan terbatas nantinya akan mengintegrasikan Duo ke Allo.
Fitur aplikasi Google Duo
Dikutip dari beberapa sumber bahwa salah satu fitur andalan dari Duo adalah fitur Knock Knock. Fitur ini mirip preview video satu arah yang hanya bisa dilihat penerima telepon. Pengguna akan melihat video si peneleponnya sebelum memutuskan akan menerima panggilannya atau tidak.
Knock Knock hanya muncul jika si penelepon ada di dalam daftar kontak. Dengan fitur ini, penerima telepon diharapkan bisa tahu penelepon sedang apa dan ingin membicarakan tentang apa. Pada Android fitur ini akan bekerja di layar Lock Screen, sementara di iPhone hanya muncul di tampilan aplikasi.
Disisi lain Google menjanjikan kualitas gambar yang tinggi dengan menggunakan Duo, Namun, kualitas ini tidak cukup tinggi seperti yang kitaa harapkan: jika koneksi internet Anda lemot, karena gambar akan menjadi pixelated dan panggilan dapat terhenti. Hal ini tentu bukan sebuah revolusi dalam kualitas panggilan video.
Bila merujuk ke situs Play Store dan App Store, pengguna Android dan iOS di Indonesia sudah bisa mengunduh aplikasi secara gratis tentunya.
Download aplikasi Google Duo gratis
Dibawah ini link download aplikasi google duo yang bisa anda download secara gratis melalui playstore dan app store.
Download Google Duo Gratis untuk Android via Playstore
Download Google Duo Gratis untuk iOS via Appstore
Namun bila anda tetap ingin mencobanya, anda bisa mengunduhnya melalui link pihak ketiga. Silahkan download aplikasi Google Duo pada link berikut untuk pengguna android.
Selasa, 09 Agustus 2016
Google Chromecast : Perangkat Pengubah menjadi Televisi Pintar atau smart TV
Akhirnya Google mendatangkan Google Chromecast secara resmi untuk Indonesia. Perangkat Chromecast ini merupakan perangkat yang dapat membuat televisi Anda menjadi televisi pintar atau smart TV. Dengan menggunakan perangkat Chromecast maka bisa dikatakan ini bisa mewakilkan atau mencerminkan konten yang ada di layar ponsel, tablet ataupun laptop Anda ke layar televisi ini dikarenakan dengan menggunakan Google Chromecast maka alat ini dapat mentransmisikan beragam konten dan layanan dari ponsel, tablet, dan laptop Anda ke televisi.
Untuk dapat memilikinya anda bisa membelinya melalui situs e-commerce Lazada dan Indosat Ooredoo atau di tokopedia. Untuk situs Lazada Indonesia, Chromecast ini dijual di dengan harga Rp 649.000 dengan menawarkan bonus berupa gratis biaya berlangganan Genflix selama 1 tahun dan gratis berlangganan Spotify selama 2 bulan. Sementara di tokopedia ada yang menawarkan cuman Rp600.000 an saja, sekarang tinggal anda saja memilih-milih dimana yang cokok untuk mendapatkannya.
Kelebihan dari Google Chromecast.
Selain kemampuan-kemapuan yang dipaparkan diatas, dengan menggunakan Chromecast ini, ponsel Anda pula dapat dijadikan sebagai remote untuk mengendalikan perangkat ini. Chromecast dan aplikasi Chromecast dapat membuat konten yang tersedia di perangkat gawai pintar tercermin atau tampil di layar televisi Anda.
Kompatibilas Google Chromecast.
Selain berfungsi bila menggunakan Chromebook, Google Chromecast ini pun mampu berfungsi pada perangkat bersistem operasi Andorid, iOS maupun Windows. Chromecast bisa digunakan menggunakan iPhone, iPad, ponsel android, tablet android, laptop Mac, ataupun Windows.
Chromecast kompatibel dengan perangkat-perangkat dengan sistem operasi versi minimal Android 4.1, iOS 7, Windows 7, Mac OS 10,7, Chrome OS 28. Selain itu Chromecast tak hanya bisa digunakan untuk menonton film atau video di televisi. Perangkat ini juga bisa digunakan untuk bermain game melalui televisi.
Cara Menggunakan Google Chromecast
Untuk menggunakannya, yang diperlukan adalah dengan memasangkan kabel Chromecast ke port HDMI yang tersedia pada televisi. Setelah itu silahkan sambungkan kabel Chromecast ke listrik dengan menggunakan kabel USB dan kabel micro USB yang tersedia.
Selanjutnya silahkan setting pada televisi ke menu port HDMI. Untuk menyambungkan ponsel dengan televisi, maka diperlukan aplikasi Chromecast yang tersedia di Google Play Store ataupun App Store. Sedangkan jika menggunakan komputer personal atau PC dan laptop, maka dapat menyambungkannya dengan membuka situs chromecast.com/setup.
Setelah itu, aktifkan aplikasi Chromecast pada ponsel atau tablet. Koneksi WiFi sangat dibutuhkan untuk Chromecast sekaligus ponsel yang digunakan.
Anda dapat membuka aplikasi apa saja yang menawarkan menu Chromecast, seperti Youtube, Viki, Iflix, Genflix, Hooq dan Spotify ataupun Netflix. Dengan menekan logo Chromecast dalam layar ponsel, maka konten dalam ponsel akan langsung tercermin pada layar televisi.
Oh ya, Selain itu Chromecast bisa membuat pencarian dalam halaman Google Chrome tampil atau dicerminkan ke layar televisi.
Download Aplikasi Google Chromecast.
Download Aplikasi Google Chromecast untuk Android di Play Store
Download Aplikasi Google Chromecast untuk iOS di App Store
Selamat menikmati.
Untuk dapat memilikinya anda bisa membelinya melalui situs e-commerce Lazada dan Indosat Ooredoo atau di tokopedia. Untuk situs Lazada Indonesia, Chromecast ini dijual di dengan harga Rp 649.000 dengan menawarkan bonus berupa gratis biaya berlangganan Genflix selama 1 tahun dan gratis berlangganan Spotify selama 2 bulan. Sementara di tokopedia ada yang menawarkan cuman Rp600.000 an saja, sekarang tinggal anda saja memilih-milih dimana yang cokok untuk mendapatkannya.
Kelebihan dari Google Chromecast.
Selain kemampuan-kemapuan yang dipaparkan diatas, dengan menggunakan Chromecast ini, ponsel Anda pula dapat dijadikan sebagai remote untuk mengendalikan perangkat ini. Chromecast dan aplikasi Chromecast dapat membuat konten yang tersedia di perangkat gawai pintar tercermin atau tampil di layar televisi Anda.
Kompatibilas Google Chromecast.
Selain berfungsi bila menggunakan Chromebook, Google Chromecast ini pun mampu berfungsi pada perangkat bersistem operasi Andorid, iOS maupun Windows. Chromecast bisa digunakan menggunakan iPhone, iPad, ponsel android, tablet android, laptop Mac, ataupun Windows.
Chromecast kompatibel dengan perangkat-perangkat dengan sistem operasi versi minimal Android 4.1, iOS 7, Windows 7, Mac OS 10,7, Chrome OS 28. Selain itu Chromecast tak hanya bisa digunakan untuk menonton film atau video di televisi. Perangkat ini juga bisa digunakan untuk bermain game melalui televisi.
Cara Menggunakan Google Chromecast
Untuk menggunakannya, yang diperlukan adalah dengan memasangkan kabel Chromecast ke port HDMI yang tersedia pada televisi. Setelah itu silahkan sambungkan kabel Chromecast ke listrik dengan menggunakan kabel USB dan kabel micro USB yang tersedia.
Selanjutnya silahkan setting pada televisi ke menu port HDMI. Untuk menyambungkan ponsel dengan televisi, maka diperlukan aplikasi Chromecast yang tersedia di Google Play Store ataupun App Store. Sedangkan jika menggunakan komputer personal atau PC dan laptop, maka dapat menyambungkannya dengan membuka situs chromecast.com/setup.
Setelah itu, aktifkan aplikasi Chromecast pada ponsel atau tablet. Koneksi WiFi sangat dibutuhkan untuk Chromecast sekaligus ponsel yang digunakan.
Anda dapat membuka aplikasi apa saja yang menawarkan menu Chromecast, seperti Youtube, Viki, Iflix, Genflix, Hooq dan Spotify ataupun Netflix. Dengan menekan logo Chromecast dalam layar ponsel, maka konten dalam ponsel akan langsung tercermin pada layar televisi.
Oh ya, Selain itu Chromecast bisa membuat pencarian dalam halaman Google Chrome tampil atau dicerminkan ke layar televisi.
Download Aplikasi Google Chromecast.
Download Aplikasi Google Chromecast untuk Android di Play Store
Download Aplikasi Google Chromecast untuk iOS di App Store
Selamat menikmati.
Selasa, 12 Juli 2016
Menebak Tampilan Smartwatch Nexus Buatan Google
Smartwatch Nexus - Google kini dikabarkan akan membuat dua buah smartwatch Android Wear sendiri. Meski Google masih menyimpan rapat soal smartwatch Nexus, tampilan jam pintar tersebut sudah terkuak di jagat maya.
Jam tangan pintar berbasis Android Wear tersebut akan masuk ke dalam lini produk Nexus, layaknya ponsel buatan partner Google yang menggunakan OS Android polos tanpa kustomisasi. Ini terlihat pada laman Android Police yang baru saja memajang foto render desain smartwatch Nexus. Dalam foto tersebut diperlihatkan dua unit jam pintar yang memiliki perbedaan ukuran.
Smartwatch Nexus Buatan Google
Dua jam tangan pintar tersebut akan mempunyai dimensi yang berbeda. Yang lebih besar mempunyai diameter 43,5 mm yang memiliki tiga tombol fisik di pinggiran bodinya diberi kode nama Angelfish yang kabarnya Google menyematkan fitur GPS, heart-rate monitor dan koneksi LTE
Sementara yang lebih kecil dengan nama Swordfish akan berdiameter 42 mm, jam pintar ini hanya punya satu tombol fisik di sisi bodinya. Karena bakal dibanderol lebih murah, Swordfish tidak menyertakan fitur LTE maupun sensor detak jantung.
Namun secara tampilan kedua jam pintar tersebut tidak memiliki perbedaan. Mengusung desain bulat seperti LG Urbane dan Moto 360.
Tampilan Smartwatch Nexus Buatan Google
Baik Angelfish dan Swordfish akan mempunyai layar membulat, layaknya sejumlah Android Wear lain seperti Moto 360. Selain dari segi hardware, Google pun kabarnya sedang mempunyai sejumlah fitur baru untuk Android Wear.
Fitur-fitur tersebut antara lain adalah tampilan jam berbeda, yang disebut akan mempermudah akses ke notifikasi, aplikasi maupun kontrol jam lainnya.
Sampai saat ini belum diketahui pasti kapan tanggal rilisnya, namun kemungkinan akan berbarengan dengan ponsel Nexus.
Jam tangan pintar berbasis Android Wear tersebut akan masuk ke dalam lini produk Nexus, layaknya ponsel buatan partner Google yang menggunakan OS Android polos tanpa kustomisasi. Ini terlihat pada laman Android Police yang baru saja memajang foto render desain smartwatch Nexus. Dalam foto tersebut diperlihatkan dua unit jam pintar yang memiliki perbedaan ukuran.
Smartwatch Nexus Buatan Google
Dua jam tangan pintar tersebut akan mempunyai dimensi yang berbeda. Yang lebih besar mempunyai diameter 43,5 mm yang memiliki tiga tombol fisik di pinggiran bodinya diberi kode nama Angelfish yang kabarnya Google menyematkan fitur GPS, heart-rate monitor dan koneksi LTE
Sementara yang lebih kecil dengan nama Swordfish akan berdiameter 42 mm, jam pintar ini hanya punya satu tombol fisik di sisi bodinya. Karena bakal dibanderol lebih murah, Swordfish tidak menyertakan fitur LTE maupun sensor detak jantung.
Namun secara tampilan kedua jam pintar tersebut tidak memiliki perbedaan. Mengusung desain bulat seperti LG Urbane dan Moto 360.
Tampilan Smartwatch Nexus Buatan Google
Baik Angelfish dan Swordfish akan mempunyai layar membulat, layaknya sejumlah Android Wear lain seperti Moto 360. Selain dari segi hardware, Google pun kabarnya sedang mempunyai sejumlah fitur baru untuk Android Wear.
Fitur-fitur tersebut antara lain adalah tampilan jam berbeda, yang disebut akan mempermudah akses ke notifikasi, aplikasi maupun kontrol jam lainnya.
Sampai saat ini belum diketahui pasti kapan tanggal rilisnya, namun kemungkinan akan berbarengan dengan ponsel Nexus.
Rabu, 29 Juni 2016
Ayo Maksimalkan Layanan Google Scholar
Apa itu Google Scholar ?
Google Scholar adalah salah satu layanan alternatif bagi pengguna untuk melakukan pencarian materi maupun referensi pendidikan dan penelitian ilmiah dalam bentuk atau berupa teks dalam berbagai format publikasi. Layanan yang bila dialih bahasa kan berarti "Google Cendekia" ini sebenarnya sudah dari tahun 2004 bisa digunakan untuk umum. Indeks dari Google Scholar ini meliputi dari publikasi untuk ilmiah jurnal-jurnal online.
Dengan layanan Google Cendekia ini pun menyediakan cara yang mudah untuk mencari literatur akademis secara luas dan bebas. Dari satu tempat, Anda dapat mencari di banyak disiplin ilmu dan sumber baik itu artikel, tesis, buku, abstrak, dan opini pengadilan dari berbagai penerbit akademis, komunitas profesional, repositori online, universitas dan situs web lainnya.
Fitur Google Scholar :
Karena berbagai sumber yang menggunakan Google Scholar, tidak setiap hasil yang Anda lihat adalah suatu proses pemeriksaan atau penelitian suatu karya atau ide pengarang ilmiah oleh pakar lain di bidang tersebut (peer review). Hasil dapat mencakup jenis lain dari publikasi ilmiah seperti buku, disertasi, makalah konferensi, versi yang tidak dipublikasikan dari artikel, dan jenis lain dari sumber. Sementara barang-barang ini semua dapat berguna, penting untuk mengevaluasi dari sumber kredibilitas.
Lalu bagaimana cara menggunakan Google Scholar ?
Sama seperti pencarian google umumnya dengan mengetikan kata kunci pencarian di alamat link address pada
Bisa dilihat seperti gambar dibawah ini :
Harapannya adalah dengan Google Scholar bisa membantu Anda menemukan pekerjaan yang relevan di seluruh dunia penelitian ilmiah.
Google Scholar adalah salah satu layanan alternatif bagi pengguna untuk melakukan pencarian materi maupun referensi pendidikan dan penelitian ilmiah dalam bentuk atau berupa teks dalam berbagai format publikasi. Layanan yang bila dialih bahasa kan berarti "Google Cendekia" ini sebenarnya sudah dari tahun 2004 bisa digunakan untuk umum. Indeks dari Google Scholar ini meliputi dari publikasi untuk ilmiah jurnal-jurnal online.
Dengan layanan Google Cendekia ini pun menyediakan cara yang mudah untuk mencari literatur akademis secara luas dan bebas. Dari satu tempat, Anda dapat mencari di banyak disiplin ilmu dan sumber baik itu artikel, tesis, buku, abstrak, dan opini pengadilan dari berbagai penerbit akademis, komunitas profesional, repositori online, universitas dan situs web lainnya.
Fitur Google Scholar :
- Cari semua literatur ilmiah dari satu tempat yang nyaman
- Jelajahi terkait karya, kutipan, penulis, dan publikasi
- Temukan dokumen lengkap melalui perpustakaan atau di web
- Ikuti perkembangan terbaru dalam area penelitian
- Lihat siapa yang mengutip publikasi Anda, membuat profil penulis publik
Karena berbagai sumber yang menggunakan Google Scholar, tidak setiap hasil yang Anda lihat adalah suatu proses pemeriksaan atau penelitian suatu karya atau ide pengarang ilmiah oleh pakar lain di bidang tersebut (peer review). Hasil dapat mencakup jenis lain dari publikasi ilmiah seperti buku, disertasi, makalah konferensi, versi yang tidak dipublikasikan dari artikel, dan jenis lain dari sumber. Sementara barang-barang ini semua dapat berguna, penting untuk mengevaluasi dari sumber kredibilitas.
Lalu bagaimana cara menggunakan Google Scholar ?
Sama seperti pencarian google umumnya dengan mengetikan kata kunci pencarian di alamat link address pada
https://scholar.google.co.id/Bisa dilihat seperti gambar dibawah ini :
Harapannya adalah dengan Google Scholar bisa membantu Anda menemukan pekerjaan yang relevan di seluruh dunia penelitian ilmiah.
Minggu, 05 Juni 2016
Google Magenta ; Mesin Seni Membuat Lagu
Google Brain, salah satu dari banyak unit raksasa teknologi ini, mengumumkan proyek baru yaitu proyek tentang pembelajaran mesin seni pertama berupa melodi piano yang diciptakan melalui jaringan neural terlatih. Ini adalah produk nyata pertama dari program Google Magenta, yang dirancang untuk menempatkan sistem pembelajaran mesin Google yang bekerja menciptakan karya seni dan sistem musik (lagu).
Untuk menjalankan proyek ini, Magenta dibangun di atas sistem Google TensorFlow, yang tentunya sudah open-source, dan nantinya proyek baru juga akan berencana menerbitkan kode sebagai open-source yang berada di GitHub.

Dengan bantuan TensorFlow ini, Proyek Magenta seharusnya mampu menghasilkan seni dan musik melalui algoritma. Dan sekarang, jaringan saraf (neural) terlatih selama 90 detik melodi piano. Seiring dengan melodi yang dibangun, Google menerbitkan sebuah posting blog baru untuk menggali tujuan Magenta, menawarkan lebih rinci ambisi artistik Google.
Kedepannya nanti Google Magenta nantinya akan memajukan mesin yang menghasilkan seni dan membangun komunitas seniman di sekitarnya. Namun, untuk waktu dekat ini, Magenta baru akan membangun sistem generatif plug in ke alat seniman yang sudah siap bekerja dengan mereka.
Ingin mendengarnya sendiri?
...Ini dia.
Tune Pertama Google 'Magenta'
Magenta memulai dengan audio dan dukungan video, alat untuk bekerja dengan format seperti MIDI, serta platform yang akan membantu seniman terhubung ke model mesin pembelajaran.
Namun demikian, proyek google magenta ini tetap akan dibuat super sederhana untuk bermain musik bersama dengan model kinerja Magenta.
Tentunya karena sifatnya masih tahap awal, tentu perbaikan-perbaikan selalu saja ada dan mengharapkan melihat kemajuan secara cepat.
Untuk menjalankan proyek ini, Magenta dibangun di atas sistem Google TensorFlow, yang tentunya sudah open-source, dan nantinya proyek baru juga akan berencana menerbitkan kode sebagai open-source yang berada di GitHub.

gambar : lighthousenewsdaily.com
Dengan bantuan TensorFlow ini, Proyek Magenta seharusnya mampu menghasilkan seni dan musik melalui algoritma. Dan sekarang, jaringan saraf (neural) terlatih selama 90 detik melodi piano. Seiring dengan melodi yang dibangun, Google menerbitkan sebuah posting blog baru untuk menggali tujuan Magenta, menawarkan lebih rinci ambisi artistik Google.
Kedepannya nanti Google Magenta nantinya akan memajukan mesin yang menghasilkan seni dan membangun komunitas seniman di sekitarnya. Namun, untuk waktu dekat ini, Magenta baru akan membangun sistem generatif plug in ke alat seniman yang sudah siap bekerja dengan mereka.
Ingin mendengarnya sendiri?
...Ini dia.
Tune Pertama Google 'Magenta'
Magenta memulai dengan audio dan dukungan video, alat untuk bekerja dengan format seperti MIDI, serta platform yang akan membantu seniman terhubung ke model mesin pembelajaran.
Namun demikian, proyek google magenta ini tetap akan dibuat super sederhana untuk bermain musik bersama dengan model kinerja Magenta.
Tentunya karena sifatnya masih tahap awal, tentu perbaikan-perbaikan selalu saja ada dan mengharapkan melihat kemajuan secara cepat.
Selasa, 24 Mei 2016
Google akan Ciptakan Jaket Pintar
Jaket Pintar Google - Setelah dulu Google menciptakan cermin pintar, sepertinya Google belum akan berhenti mengembangkan perangkat pintar. Yang terbaru, raksasa internet punya rencana membuat jaket pintar.
Jaket yang terbuat dari kain berteknologi tinggi nantinya akan memiliki kamampuan sentuhan interaktif serta memberikan feedback ini seperti yang diumumkan oleh Google dalam Project Jacquard.
Jacquard sendiri diibaratkan Google sebuah kanvas kosong di industri fashion. Para desainer nantinya diberikan kebebasan untuk membentuk seperti yang mereka inginkan dan dimungkinkan menambahkan fitur baru tanpa harus mengetahui tentang teknologi.
Dengan menggunakankan Jaket Pintar, nantinya akan memberikan kemungkinan-kemungkinan baru dalam pengalaman interaktif dengan layanan, peralatan dan lingkungan. Interaksi tersebut juga dapat disesuaikan setiap saat, yang akhirnya semuanya akan dapat menghubungkan aplikasi dan layanan dengan pakaian yang berbasis kain Jacquard.
"Kita punya pakaian, memiliki garmen. Mengapa Anda perlu gelang untuk mengukur jumlah langkah atau denyut jantung, ketika sepatu atau baju bisa melakukannya lebih akurat? Mengapa Anda perlu melihat untuk mengetahui feedback getaran, sementara satu getaran cahaya dari pakaian dapat menginformasikan hal yang lebih berguna?" jelas Ivan Poupyrev, Technical Program Lead Google's Advanced Technology and Projects (ATAP) group seperti dikutip dari Techinsider, Senin (23/5/2016).
Tidak tanggung-tanggung, sebagai partner pertama Projecy Jacquard ini Google menggandeng Levi's. Mereka akan berkolaborasi membuat jaket pintar yang rencananya akan dirilis tahun depan.
Ingin membeli untuk mencobanya? kita tunggu saja...
Jaket yang terbuat dari kain berteknologi tinggi nantinya akan memiliki kamampuan sentuhan interaktif serta memberikan feedback ini seperti yang diumumkan oleh Google dalam Project Jacquard.
Jacquard sendiri diibaratkan Google sebuah kanvas kosong di industri fashion. Para desainer nantinya diberikan kebebasan untuk membentuk seperti yang mereka inginkan dan dimungkinkan menambahkan fitur baru tanpa harus mengetahui tentang teknologi.
Dengan menggunakankan Jaket Pintar, nantinya akan memberikan kemungkinan-kemungkinan baru dalam pengalaman interaktif dengan layanan, peralatan dan lingkungan. Interaksi tersebut juga dapat disesuaikan setiap saat, yang akhirnya semuanya akan dapat menghubungkan aplikasi dan layanan dengan pakaian yang berbasis kain Jacquard.
"Kita punya pakaian, memiliki garmen. Mengapa Anda perlu gelang untuk mengukur jumlah langkah atau denyut jantung, ketika sepatu atau baju bisa melakukannya lebih akurat? Mengapa Anda perlu melihat untuk mengetahui feedback getaran, sementara satu getaran cahaya dari pakaian dapat menginformasikan hal yang lebih berguna?" jelas Ivan Poupyrev, Technical Program Lead Google's Advanced Technology and Projects (ATAP) group seperti dikutip dari Techinsider, Senin (23/5/2016).
Tidak tanggung-tanggung, sebagai partner pertama Projecy Jacquard ini Google menggandeng Levi's. Mereka akan berkolaborasi membuat jaket pintar yang rencananya akan dirilis tahun depan.
Ingin membeli untuk mencobanya? kita tunggu saja...
Mengintip Aplikasi Allo Buatan Google
Google Allo - Google sebagai raksasa internet terus berinovasi. Ini terbukti setiap saat bermunculan aplikasi-aplikasi besutan google.
Kali ini, sepertinya ingin tetap bersaing di kompetisi layanan pesan instan, Google telah membuat aplikasi pesan instan yang diberi nama Allo. Entah kenapa membuat pesan intan baru sementara google telah memiliki aplikasi sejenis yaitu Google Hangouts, apakah kurang meledak atau kurang diminati sepertinya hanya Google yang tau.

Seperti yang saya utarakan diatas, bahwa aplikasi/layanan ini sama saja dengan aplikasi Hangouts bahkan layanan pesan instan yang sudah banyak beredar saat ini. Namun karena pembuatnya adalah Google tentu saja membuat penasaran buat kita semua.
Yang jadi pertanyaan, inovasi apa yang dibenamkan kedalam layanan Allo ini oleh Google?
Sebagai fitur dasar, Allo dibekali berbagai fitur standar layanan pesan instan, seperti emoji, stiker, atau mengirim photo.
Mana inovasinya, koq sama aja?
Tunggu dulu, ternyata inovasi terbarunya adalah fitur asisten digital. Ya, Google Assistant tersebut dibenamkan sebagai bagian dari Allo.
Jadi dengan Google Assistant di Allo, pengguna tidak repot-repot lagi harus mengetik ketika ingin menjawab pesan yang masuk. Cukup ucapkan saja, maka Google Assistant akan menerjemahkannya ke dalam bentuk teks untuk kemudian dikirim.
Selain itu ternyata dengan Google Assistant di Allo, pengguna juga memungkinkan mencari informasi langsung dari tampilan Allo. Caranya cukup mudah sebutkan kata kuncinya (keyword), lalu kalimat yang ingin diketahui informasinya. Jadi tidak jauh beda ketika menggunakan Google Now, hanya saja dilakukan melalui Allo.

Sepertinya inovasi ini cepat-cepat dilakukan google yang mungkin dikarenakan beberapa waktu sebelumnya Facabook juga mengumumkan hal yang sama. Raja media sosial ini sesumber ingin membenamkan asisten digital garapannya yang dinamai Monneypenny ke dalam Facebook Messenger.
Seakan tak mau kalah dengam aplikasi layanan yang lain dengan fitur keamanannya yaitu aplikasi WhatsApp, Google Allo dipastikan juga mempunyai fitur enkripsi pesan.
Berikutnya, seperti halnya dengan BlackBerry Messenger (BBM) yang memiliki fitur Timed Message, Google Allo tidak mau kalah juga yaitu dengan menambahkan fitur Expiring Message dan Private Notification ditambah lagi dengan fitur Incognito Mode yaitu mode menyembunyikan pesan.
Pada saat artikel ini dipublish, aplikasi ini belum di launching secara bebas dan baru kalangan terbatas, jadi anda baru bisa mendaftar terlebih dahulu melalui tautan ini.
Wah, keren dan lengkap nih...
..eett, tunggu dulu
Pertanyaanya, apakah Google Allo bakal bisa menjadi pesaing baru bagi WhatsApp atau BBM? Ataukah akan bernasib sama layaknya Google HangOuts.. Kita lihat saja..
Kali ini, sepertinya ingin tetap bersaing di kompetisi layanan pesan instan, Google telah membuat aplikasi pesan instan yang diberi nama Allo. Entah kenapa membuat pesan intan baru sementara google telah memiliki aplikasi sejenis yaitu Google Hangouts, apakah kurang meledak atau kurang diminati sepertinya hanya Google yang tau.

Seperti yang saya utarakan diatas, bahwa aplikasi/layanan ini sama saja dengan aplikasi Hangouts bahkan layanan pesan instan yang sudah banyak beredar saat ini. Namun karena pembuatnya adalah Google tentu saja membuat penasaran buat kita semua.
Yang jadi pertanyaan, inovasi apa yang dibenamkan kedalam layanan Allo ini oleh Google?
Sebagai fitur dasar, Allo dibekali berbagai fitur standar layanan pesan instan, seperti emoji, stiker, atau mengirim photo.
Mana inovasinya, koq sama aja?
Tunggu dulu, ternyata inovasi terbarunya adalah fitur asisten digital. Ya, Google Assistant tersebut dibenamkan sebagai bagian dari Allo.
Jadi dengan Google Assistant di Allo, pengguna tidak repot-repot lagi harus mengetik ketika ingin menjawab pesan yang masuk. Cukup ucapkan saja, maka Google Assistant akan menerjemahkannya ke dalam bentuk teks untuk kemudian dikirim.
Selain itu ternyata dengan Google Assistant di Allo, pengguna juga memungkinkan mencari informasi langsung dari tampilan Allo. Caranya cukup mudah sebutkan kata kuncinya (keyword), lalu kalimat yang ingin diketahui informasinya. Jadi tidak jauh beda ketika menggunakan Google Now, hanya saja dilakukan melalui Allo.

Sepertinya inovasi ini cepat-cepat dilakukan google yang mungkin dikarenakan beberapa waktu sebelumnya Facabook juga mengumumkan hal yang sama. Raja media sosial ini sesumber ingin membenamkan asisten digital garapannya yang dinamai Monneypenny ke dalam Facebook Messenger.
Seakan tak mau kalah dengam aplikasi layanan yang lain dengan fitur keamanannya yaitu aplikasi WhatsApp, Google Allo dipastikan juga mempunyai fitur enkripsi pesan.
Berikutnya, seperti halnya dengan BlackBerry Messenger (BBM) yang memiliki fitur Timed Message, Google Allo tidak mau kalah juga yaitu dengan menambahkan fitur Expiring Message dan Private Notification ditambah lagi dengan fitur Incognito Mode yaitu mode menyembunyikan pesan.
Pada saat artikel ini dipublish, aplikasi ini belum di launching secara bebas dan baru kalangan terbatas, jadi anda baru bisa mendaftar terlebih dahulu melalui tautan ini.
Wah, keren dan lengkap nih...
..eett, tunggu dulu
Pertanyaanya, apakah Google Allo bakal bisa menjadi pesaing baru bagi WhatsApp atau BBM? Ataukah akan bernasib sama layaknya Google HangOuts.. Kita lihat saja..
Selasa, 17 Mei 2016
Google mengumumkan Kartu Rich: Format Hasil Pencarian Baru
Halo sobat bloger apa kabar hari ini? Kali ini saya akan memperkenalkan fitur terbaru dari google. Ya, jika anda membuka situs webmaster tools maka anda akan menemukan satu menu baru yaitu kartu rich.
Apa itu Kartu Rich (Rich Card) ?
Kartu Rich adalah merupakan menu untuk format hasil pencarian terbaru layaknya yang sering kita sebut rich snippets. Sama seperti rich snippets, kartu rich (rich card) ini menggunakan struktur markup schema.org untuk menampilkan konten dalam format yang lebih menarik dan visual, dengan fokus pada memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik mobile.
Jika anda sebagai pemilik situs, ini adalah kesempatan baru untuk menampilkan situs anda dalam hasil pencarian yang akhirnya menarik pengguna lebih tertarget ke halaman situs Anda. Misalnya, jika Anda memiliki situs resep, Anda dapat membangun konten rich preview Anda dengan gambar hidangan yang mencolok untuk setiap halaman.
Format visual membantu dengan segera kepada pengguna untuk menemukan apa yang mereka inginkan, sehingga Anda mendapatkan pengguna yang secara khusus yang benar-benar menginginkan resep kue dari halaman situs yang anda miliki.
Untuk melihat perubahan hasil pencarian bisa dilihat ditampilkan, berikut contoh 3 perbandingan hasil pencarian foto seperti gambar dibawah ini :

Beberapa rekomendasi dari Google untuk penggunaan Kartu Rich :
Akhirnya kita harus yakin sebagaimana Google percaya bahwa fitur kartu rich google ini akan membantu webmaster untuk menarik lebih banyak pengunjung. Untuk lebih jelasnya anda bisa mengetahui terkait perihal tersebut dengan mengklik merujuk situs resminya dibawah ini.
Sumber:
Apa itu Kartu Rich (Rich Card) ?
Kartu Rich adalah merupakan menu untuk format hasil pencarian terbaru layaknya yang sering kita sebut rich snippets. Sama seperti rich snippets, kartu rich (rich card) ini menggunakan struktur markup schema.org untuk menampilkan konten dalam format yang lebih menarik dan visual, dengan fokus pada memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik mobile.
Jika anda sebagai pemilik situs, ini adalah kesempatan baru untuk menampilkan situs anda dalam hasil pencarian yang akhirnya menarik pengguna lebih tertarget ke halaman situs Anda. Misalnya, jika Anda memiliki situs resep, Anda dapat membangun konten rich preview Anda dengan gambar hidangan yang mencolok untuk setiap halaman.
Format visual membantu dengan segera kepada pengguna untuk menemukan apa yang mereka inginkan, sehingga Anda mendapatkan pengguna yang secara khusus yang benar-benar menginginkan resep kue dari halaman situs yang anda miliki.
Untuk melihat perubahan hasil pencarian bisa dilihat ditampilkan, berikut contoh 3 perbandingan hasil pencarian foto seperti gambar dibawah ini :

image : webmasters.googleblog.com
Beberapa rekomendasi dari Google untuk penggunaan Kartu Rich :
- Google sangat menyarankan menggunakan JSON-LD.
- Cari tahu bidang yang penting untuk mark up agar kartu rich bisa muncul. Google juga telah memasukan bidang tambahan yang dapat meningkatkan pengguna kartu rich.
- Lihat pratinjau di Structured Data Testing Tool. Lihat bagaimana kartu rich mungkin muncul di Search (saat ini tersedia untuk resep dan film).
- Gunakan Structured Data Testing Tool untuk melihat kesalahan yang Anda lakukan saat men-tweak markup Anda secara real time.
- Memeriksa berapa banyak kartu rich anda yang telah terindeks di Laporan Search Rich Cards .
- Tetap memeriksa untuk setiap kesalahan. Setiap contoh kesalahan link, langsung uji ke alat Pengujian Data Terstruktur (Structured Data Testing tool).
- Gunakan sitemap untuk memberitahu Google tentang mark up konten Anda.
- Dalam laporan kartu rich, Anda akan melihat kartu yang dapat ditingkatkan dengan menandai pada bidang tambahan.
Akhirnya kita harus yakin sebagaimana Google percaya bahwa fitur kartu rich google ini akan membantu webmaster untuk menarik lebih banyak pengunjung. Untuk lebih jelasnya anda bisa mengetahui terkait perihal tersebut dengan mengklik merujuk situs resminya dibawah ini.
Sumber:
https://www.google.com/webmasters/tools/rich-cardshttps://webmasters.googleblog.com/2016/05/introducing-rich-cards.html
Sabtu, 14 Mei 2016
Google Uji Coba Fitur Messenger di YouTube untuk Berbagi Video
Baru-baru ini ada kabar yang mengembirakan bagi pengguna youtube bahwa dalam upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna, Google akan/telah melakukan uji coba layanan pesan instan yang memungkinkan pengguna YouTube untuk berbagi video tanpa perlu meninggalkan aplikasi (layak disebut: youtube messenger ).
Kita ketahui bersama bahwa banyaknya pengguna YouTube yang menggunakan jejaring sosial lain seperti Facebook, Twitter atau Tumblr untuk berbagi video. Namun sekarang YouTube membuat langkah besar untuk penggunanya agar dapat mengambil momen-momen secara offline ataupun online, tanpa harus mengcopy paste link ke email, teks, aplikasi, IM atapun ke jejaring sosial tersebut diatas. Sehingga, dengan menggunakan YouTube Anda sudah bisa chatting dan berbagi dengan teman-teman.
Selain itu pula manfaat bagi pengguna YouTube yaitu mereka dapat mengetahui video apa yang sedang ditonton teman-teman mereka, dan bahkan bisa bergabung untuk menonton video tersebut.
Adalah Shimrit Ben-Yair, direktur manajemen produk di YouTube, yang mengatakan fitur ini dikembangkan dengan menyatakan bahwa timnya percaya dengan adanya fitur pesan di dalam aplikasi, orang-orang bisa terdorong untuk lebih sering berbagi.
Fitur pesan tersebut diletakkan pada tab yang terpisah yang dapat diakses kapan saja, sehingga akan lebih cepat dan mudah bagi orang-orang untuk berbagi tautan video menarik kepada banyak orang.
Kedepan selain saat ini posisi YouTube sebagai platform berbagi video masih belum terkalahkan, pengguna youtube diharapkan menyukai fitur baru ini dan secara otomatis pengguna akan semakin jarang menggunakan aplikasi chat lain dan imbasnya video YouTube pun bisa lebih cepat trendingnya.
Sayang, belum ada kabar fitur ini di buka untuk umum dan baru baru sedikit saja pengguna yang menikmati fitur pesan dalam aplikasi YouTube ini karena memang masih dalam peluncuran sangat terbatas. Namun demikian pengguna yang sudah mendapatkannya bisa menyebarkan fitur ini dengan cara mengundang teman-teman di kontaknya untuk chatting melalui YouTube messenger ini.
Demikian artikel ini dipublish dengan judul Google Uji Coba Fitur Messenger di YouTube untuk Berbagi Video. Semoga bermanfaat
SUMBER:
Kita ketahui bersama bahwa banyaknya pengguna YouTube yang menggunakan jejaring sosial lain seperti Facebook, Twitter atau Tumblr untuk berbagi video. Namun sekarang YouTube membuat langkah besar untuk penggunanya agar dapat mengambil momen-momen secara offline ataupun online, tanpa harus mengcopy paste link ke email, teks, aplikasi, IM atapun ke jejaring sosial tersebut diatas. Sehingga, dengan menggunakan YouTube Anda sudah bisa chatting dan berbagi dengan teman-teman.
Selain itu pula manfaat bagi pengguna YouTube yaitu mereka dapat mengetahui video apa yang sedang ditonton teman-teman mereka, dan bahkan bisa bergabung untuk menonton video tersebut.
Adalah Shimrit Ben-Yair, direktur manajemen produk di YouTube, yang mengatakan fitur ini dikembangkan dengan menyatakan bahwa timnya percaya dengan adanya fitur pesan di dalam aplikasi, orang-orang bisa terdorong untuk lebih sering berbagi.
Fitur pesan tersebut diletakkan pada tab yang terpisah yang dapat diakses kapan saja, sehingga akan lebih cepat dan mudah bagi orang-orang untuk berbagi tautan video menarik kepada banyak orang.
Kedepan selain saat ini posisi YouTube sebagai platform berbagi video masih belum terkalahkan, pengguna youtube diharapkan menyukai fitur baru ini dan secara otomatis pengguna akan semakin jarang menggunakan aplikasi chat lain dan imbasnya video YouTube pun bisa lebih cepat trendingnya.
Sayang, belum ada kabar fitur ini di buka untuk umum dan baru baru sedikit saja pengguna yang menikmati fitur pesan dalam aplikasi YouTube ini karena memang masih dalam peluncuran sangat terbatas. Namun demikian pengguna yang sudah mendapatkannya bisa menyebarkan fitur ini dengan cara mengundang teman-teman di kontaknya untuk chatting melalui YouTube messenger ini.
Demikian artikel ini dipublish dengan judul Google Uji Coba Fitur Messenger di YouTube untuk Berbagi Video. Semoga bermanfaat
SUMBER:
berbagai sumber
Langganan:
Komentar (Atom)







